Senin, 17 Januari 2011

Scientific Based Engine "WolframAlpha" |

http://www.wolframalpha.com/index.html

Coba masuk ke link diatas. Keliatannya seperti search engine bukan, dan mungkin anda tidak akan tertarik karena semua orang pasti tau kalau sampai sekarang search engine yang paling populer dan bagus itu adalah Google.

Namun seperti saya kutip dari tech19 WolframAlpha bukanlah sebuah search engine jadi sebenarnya tidak bisa dibandingkan dengan google.


1. WA tidak mengcrawl web sama sekali. Sedangkan Google rutin mengupdate basis datanya dengan menjelajah web secara otomatis.

2. WA memiliki database sendiri yang dikumpulkan oleh sekitar 150 orang staf WA yang masing-masing adalah expert di bidangnya dan tersebar pada multi disiplin ilmu, secara bertahap selama beberapa tahun terakhir. Sumber datanya terutama berasal dari referensi-referensi ilmiah yang bertebaran di banyak lembaga di dunia. Google dkk jelas berbasis data web yang belum tentu ilmiah.

3. Google berbicara page rank dan urutan halaman web terkait kata kunci tertentu, sedangkan WA berbicara relevansi kata kunci tersebut dengan data mereka yang bersifat ilmu pengetahuan ilmiah/scientific. Misalnya rumus-rumus kimia, matematika, data-data statistik, dll.

=========================================================================
1. Prof Stephen Wolfram dengan A New Kind of Science-nya terutama konsep Automatanya (konsep yang mempercayai bahwa dibalik kompleksitas ada keteraturan dasar yang sederhana dan berulang) terutama karena ia diramalkan oleh analis akan menggantikan Bill Gates menjadi orang terkaya didunia.
Meski sampai sekarang belum terbukti, namun alasan mengapa Prof Stephen Wolfram punya kans untuk menggantikan posisi Bill Gates adalah karena software ciptaannya yang bernama Mathematica punya “tenaga dalam” untuk dihembuskan ke semua bidang kehidupan ataupun bisnis. Mungkin inilah “senjata rahasia” Prof Stephen Wolfram yang disimpan beberapa tahun terakhir.

2. Sejak beberapa tahun lalu, Prof Wolfram berupaya mencari jalan agar melimpahnya data di web bisa dimanfaatkan agar dunia bisa melompat menuju era baru komputerisasi: Artificial Intelegence. Data tidak sekedar dicari kecocokannya dengan keyword tertentu, namun data tersebut perlu dilengkapi software yang canggih agar data tersebut bisa “berbicara” kepada manusia.
Meski belum ada konfirmasi, analis memperkirakan ada bagian dari engine logic Mathematica yang diterapkan di WolframAlpha. (Konfirmasi: Di situsnya dicantumkan bahwa memang benar core engine dari WolframAlpha adalah Mathematica). Dan Wolfram Alpha akan  ditujukan sebagai skeleton (tulang-belulang) bagi data internet yang cair. Mungkin karena itu, pengetahuan ilmiah-lah yang didahulukan agar (mungkin) data web nantinya akan dirank berdasar referensi ilmiah yang valid tidak sekedar siapa yang paling banyak incoming linknya seperti Google sekarang.
Saat ini link ke web search (Google) ada di sebelah kanan bawah situs ini. Untuk tahap ini nampaknya WolframAlpha lebh mengancam Wikipedia ketimbang Google. Entah lagi versi betanya.

3. berbeda dengan search engine yang mencocokan indeks dengan kata kunci yang diinginkan, situs WA memerintahkan komputer untuk berpikir secara riil time untuk memperoleh hasil. Ya, berpikir (berlogika). Untuk setiap kata kunci berbeda, WA akan menempuh tahap dan jalan berbeda setiap kali. Karena itu kalau anda perhatikan halaman hasil tidak langsung tersaji begitu saja. Ada tahap-tahap pekerjaan yang berbeda untuk tiap kata kunci tertentu. WA meniru cara kerja otak manusia namun secara digital. (kata meniru sebenarnya tidak tepat menggambarkan, karena WA lebih kepada menemukan kembali prinsip dasar algoritma sistem apapun, termasuk otak manusia)

Contoh bermacam hasil komputasi WolframAlpha, jenis data hasil berbeda untuk kata kunci berbeda:
contohwa 

Kalau WA menemukan blank spot pada databasenya maka secara jujur WA akan berkata tidak tahu. Seperti manusia bukan ?
WolframAlpha adalah terobosan dari kerumitan semantic web. Jadi WolframAlpha adalah generasi pertama Komputer yang berpikir, berlogika, dan beradaptasi sesuai phase/tahapannya. WA tidak mengenal skema yang rumit dari semantic web yang digagas para ahli. WA hanya berisi logika dasar universal untuk setiap sistem yang ada di jagad raya. Logika digital 0-1 yang diletakkan pada perspektif Automata temuan Prof Wolfram.

Tentu saja dengan metode search seperti ini akan memudahkan kita untuk menemukan segala informasi tentang hal kita maksud/cari apalagi bagi para pelajar yang sedang dalam proses membuat kliping, pasti akan sangat membantu. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar